Sabtu, 07 November 2020

 

                Pembacaan situasi saat ini 2020-2021

Surabaya, kunumewene.com Kita sebagai tulang punggung Papua harus melihat situasi hari ini dari berbagai sudut pandang baik dari Versi Pihak orang Ke-1,2 dan Ke 3 biar ada kesimpulan disana.

Ada banyak pertanyaan sebenarnya muncul saat mau berakhirnya Otonomi Khusus(Otsus)  Papua dan Papua Barat mungkin kita sama2 ikuti hari2 ini

Pertanyaan2nya adalah 

1.Kenapa Negara Begitu Gelisah Terhadap Tanah dan Orang Papua ?

2.Kenapa Lapangan Kerja Begitu seluas2nya dibuka utk Orang Papua..? Bagaimana dgn daerah lain kalau memang kerja untuk indonesia.?

3.Kita Sama2 Tau Bahwa di Luar sini Orang Mau masuk Pengabdi Negara seperti TNI dan POLRI  terlalu sulit dalam hal persyaratan Material dan Fisik tapi kita Orang Papua ini sangat di permudahkan sampai Tahun 2020 ini merekrut putra-putri papua sampai mencapai jumlah total 970 orang yg masuk..?

4.Kenapa Negara Tidak  Memberikan Ruang Kepada Orang Papua utk berbicara Nasib Papua Saat setelah Berakhirnya Otsus..?

Karena sejauh ini yg kita lihat negara berupaya utk melanjutkan OTSUS  tanpa Konsolidasi Orang Papua sementara Terdampak dan Merasakan Pahit Manisnya Otsus Adalah Rakyat/Orang papua.

Dan Masih Banyak Pertanyaan2 lainnya yg bisa kita pertanyakan.

Kita semua punya sudut pandang yg berbeda-beda tapi ketika di tanya bagaimana pandanganMu terkait situasi hari ini..?

Saya hanya mau jawab singkat 

"Semua Hanyalah Politik"

Ini adalah sebuah skenario dan cara strategis negara buat utk menjembatani  antara bumi  Indonesia dan bumi Papua Saat Berakhirnya Otonomi Khusus.

sehingga kami pantau bersama  merekrut putra-putri papua sampai mencapai jumlah total 970, jangan sampai mereka-mereka ini yang menyetujui melanjutkan otonomi khusus JILID II ini 

Sumber. Y k

Editor.Ambiret

Reporter. kunumewone.com

Kota Rasis sby 08 November 2020

Rabu, 04 November 2020



                        # Puisi #

di bawah oleh Mahasiswa baru Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua ( IPMAPA ) SE-SURABAYA Provinsi Jawa timur

Surabaya Onerrybersatunews.com keadaan hari ini di tanah Papua

Papua ku kini menjadi luka

kini aku haru bagaimana

mott iter berada dimana - mana

kini aku jadi takut

masih harus bagimana dan 

musti harus tinggal dimana 

Papua ku cendrawasih ku kini telah

punah di tempat dirumahnya semoga kelak nantinya papuaku merdeka 

doaku untuk bangsaku PAPUA MERDEKA


Mahasiswa baru: Jully

Editor Ambiret

Reporter Onerrybersatunews.com

Surabaya 30 Oktober 2020

  


#puisi tentang alam papuaku#

Surabaya kunumemendekwone.com
"Puisi tentang alam Papua ku
Kau yang kini tertawa
Bermandikan harta
Berkawankan kemewahan
Dari mana kau dapatkan semuanya?

Dari pohon yang kau tebang
Dari hewan yang kau bunuh
Dari tanah yang kau jual
Dari air yang kian kering
Dari sungai yang kian kerontang
Dari hutan yang kau jadikan kebakaran
Dari asap tebal pohon yang di bakar

Apakah kau tak ingat
Masih ada anak cucu kita
Yang mengharap udara segar
Mengharap kesejukan alam
Mengharap Keindahan dunia
Mengharap hijaunya daun
Mengharap rindanya pepohonan

Tidakkah kau sadar,
Ada banyak nyawa yang kau ambil
Ada banyak harapan yang kau renggut
Wahai para perusak alam
Ingatlah pada hukum alam
Kita butuh alam yang indah
Kita butuh alam yang sejuk
Kita hidup dalam alam
Dan kita bergantung pada alam

Jagalah alam
seperti kau menjaga rumahmu sendiri
Karena alam kita
adalah
alam anak cucu kita

Sumber Kumis Kotor Amby Nen
Editor Ambiret
Reporter kunumemedekwone.com