Rabu, 07 Juli 2021

 Pembubaran Panitia Rapat Kerja (RAKER) – Badan Pengurus Pusat Ikatan Pelaja Dan Mahasiswa Kabupaten Puncak (BPP - IPMAP) Se-Jawa Dan Bali. masa bakti 2021-2023.  

 Pembubaran Panitia Rapat Kerja (RAKER) - Badan Pengurus Pusat – Ikatan Pelajar Dan Mahasiswa Kabupaten Puncak (BPP – IPMAP) Se-Jawa Dan Bali di kota studi Surabaya, Provinsi Jawa Timur pada Rabu, (07/07/2021) pukul 11:30 – Waktu Indonesia Barat.

Selanjutnya, adapun agenda Rapat Kerja (RAKER) - Badan Pengurus Pusat – Ikatan Pelajar Dan Mahasiswa Kabupaten Puncak (BPP – IPMAP) Se-Jawa Dan Bali dilaksanakan di Jalan Ngagel Jaya Selatan 05 RW.04 – RT.04 kota Surabaya.

Berikutnya, dilanjutkan dengan penyampaian kesan-pesan dari perwakilan: Ketua pelaksana RAKER IPMAP Se-Jawa Dan Bali; BPP IPMAP Se-Jawa Dan Bali; BPKW IPMAP kota studi Surabaya; Senioritas IPMAP; Junioritas IPMAP; dan Simpatisan.

"Dalam sambutan yang di sampaikan oleh ketua panitia raker Berku murib, Saya selaku panitia menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh panitia yang selalu membantu dalam kegiatan penggalangan dansus ini, sampai dengan kegiatan raker pada tanggal 27 Juni 2021  berjalan dengan baik, biarpun ada kendala yang kita semua hadapi bersama, tetapi dengan semangat panitia dan sopor dari 9 (sembilan) bpkw ipmap Se-Jawa dan Bali sehingga kita semua muda melewati tantangan itu dengan baik.

Selanjutnya Sambutan yang disampaikan BPP  IPMAP Se-Jawa dan bali   dalam sambutan sederhana menyampaikan ucapan terima kasih kepada adik-adik Panitia atas kerjasama dan kerja keras yang baik dalam melaksanakan tugas kepanitiaan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan Rake BPP IPMAP SE-JAWA DAN BALI dapat berjalan dengan aman, tertib, sukses, dan lancar.

Dalam samputan yang di sampaikan oleh Ketua bpkw ipmap Surabaya Irian murib   ucapan terima kasih kepada senioritas ipmap Se-Jawa dan Bali, 9 BPKW ipmap Se-Jawa da kami  dalam kegiatan ini, saya harap kita semua selalu solid untuk menghadapi program kerja yang akan direncanakan nanti harapnya.

Dalam sambutan juga disampaikan oleh Junioritas IPMAP Surabaya Rudi kum menyampaikan pentingnya menjaga semangat, kebersamaan dan solidaritas yang harus terus jaga.

“selanjutnya ketua paniti raker Berku murib menyatakan Setelah kita lakukan bersama sebuah proses perjalanan kegiatan membuat kita mendapatkan banyak hikmah, pengalaman, sekaligus pembelajaran yang baik menjadikan diri kita semakin matang dalam melaksanakan  Raker ini, dengan hasil yang sangat baik sampai pada akhir penutupan dan pembubaran kepanitia ini. Sukses selalu untuk kita semua, dan dengan diadakannya pembubaran ini, saya nyatakan bahwa kepanitiaan Rapat Kerja BPP IPMAP Se-Jawa dan bali, periode kepengurusan ke 4 tahun 2021 se-jawa dan Bali, kota studi Surabaya secara resmi ditutup dan dibubarkan kepanitian rencana kerja ( raker ) BPP IPMAP se-jawa dan Bali tahun 2021.


Sabtu, 07 November 2020

 

                Pembacaan situasi saat ini 2020-2021

Surabaya, kunumewene.com Kita sebagai tulang punggung Papua harus melihat situasi hari ini dari berbagai sudut pandang baik dari Versi Pihak orang Ke-1,2 dan Ke 3 biar ada kesimpulan disana.

Ada banyak pertanyaan sebenarnya muncul saat mau berakhirnya Otonomi Khusus(Otsus)  Papua dan Papua Barat mungkin kita sama2 ikuti hari2 ini

Pertanyaan2nya adalah 

1.Kenapa Negara Begitu Gelisah Terhadap Tanah dan Orang Papua ?

2.Kenapa Lapangan Kerja Begitu seluas2nya dibuka utk Orang Papua..? Bagaimana dgn daerah lain kalau memang kerja untuk indonesia.?

3.Kita Sama2 Tau Bahwa di Luar sini Orang Mau masuk Pengabdi Negara seperti TNI dan POLRI  terlalu sulit dalam hal persyaratan Material dan Fisik tapi kita Orang Papua ini sangat di permudahkan sampai Tahun 2020 ini merekrut putra-putri papua sampai mencapai jumlah total 970 orang yg masuk..?

4.Kenapa Negara Tidak  Memberikan Ruang Kepada Orang Papua utk berbicara Nasib Papua Saat setelah Berakhirnya Otsus..?

Karena sejauh ini yg kita lihat negara berupaya utk melanjutkan OTSUS  tanpa Konsolidasi Orang Papua sementara Terdampak dan Merasakan Pahit Manisnya Otsus Adalah Rakyat/Orang papua.

Dan Masih Banyak Pertanyaan2 lainnya yg bisa kita pertanyakan.

Kita semua punya sudut pandang yg berbeda-beda tapi ketika di tanya bagaimana pandanganMu terkait situasi hari ini..?

Saya hanya mau jawab singkat 

"Semua Hanyalah Politik"

Ini adalah sebuah skenario dan cara strategis negara buat utk menjembatani  antara bumi  Indonesia dan bumi Papua Saat Berakhirnya Otonomi Khusus.

sehingga kami pantau bersama  merekrut putra-putri papua sampai mencapai jumlah total 970, jangan sampai mereka-mereka ini yang menyetujui melanjutkan otonomi khusus JILID II ini 

Sumber. Y k

Editor.Ambiret

Reporter. kunumewone.com

Kota Rasis sby 08 November 2020

Rabu, 04 November 2020



                        # Puisi #

di bawah oleh Mahasiswa baru Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua ( IPMAPA ) SE-SURABAYA Provinsi Jawa timur

Surabaya Onerrybersatunews.com keadaan hari ini di tanah Papua

Papua ku kini menjadi luka

kini aku haru bagaimana

mott iter berada dimana - mana

kini aku jadi takut

masih harus bagimana dan 

musti harus tinggal dimana 

Papua ku cendrawasih ku kini telah

punah di tempat dirumahnya semoga kelak nantinya papuaku merdeka 

doaku untuk bangsaku PAPUA MERDEKA


Mahasiswa baru: Jully

Editor Ambiret

Reporter Onerrybersatunews.com

Surabaya 30 Oktober 2020

  


#puisi tentang alam papuaku#

Surabaya kunumemendekwone.com
"Puisi tentang alam Papua ku
Kau yang kini tertawa
Bermandikan harta
Berkawankan kemewahan
Dari mana kau dapatkan semuanya?

Dari pohon yang kau tebang
Dari hewan yang kau bunuh
Dari tanah yang kau jual
Dari air yang kian kering
Dari sungai yang kian kerontang
Dari hutan yang kau jadikan kebakaran
Dari asap tebal pohon yang di bakar

Apakah kau tak ingat
Masih ada anak cucu kita
Yang mengharap udara segar
Mengharap kesejukan alam
Mengharap Keindahan dunia
Mengharap hijaunya daun
Mengharap rindanya pepohonan

Tidakkah kau sadar,
Ada banyak nyawa yang kau ambil
Ada banyak harapan yang kau renggut
Wahai para perusak alam
Ingatlah pada hukum alam
Kita butuh alam yang indah
Kita butuh alam yang sejuk
Kita hidup dalam alam
Dan kita bergantung pada alam

Jagalah alam
seperti kau menjaga rumahmu sendiri
Karena alam kita
adalah
alam anak cucu kita

Sumber Kumis Kotor Amby Nen
Editor Ambiret
Reporter kunumemedekwone.com